Wednesday, December 5, 2018

Periodisasi Zaman Praaksara (Arkeologis)

Salam Histori.....

Pembabakan masa lampau memang memerlukan penelaahan yang detail. Pada lembar sebelumnya telah membahas mengenai zaman praaksara ditinjau dari ilmu geologi. Selanjutnya akan dibahas menggunakan kacamata arkeologi.

Arkeologi merupakan disiplin ilmu yang membahas kehidupan berdasarkan peninggalan yang dihasilkan oleh manusia. Berdasarkan penemuan benda yang ditinggalkan akan dibedakan menjadi dua zaman yaitu zaman batu dan zaman logam.

1. Zaman Batu
Zaman batu merupakan zaman dimana segala macam yang menunjang kehidupan manusia pada saat itu manggunakan batu. Pada zaman ini dibedakan menjadi 3 zaman yaitu;

a) Zaman Batu Tua / Palaeolithikum
Dikatakan zaman batu tua karena zaman diperkirakan sekitar 600.000 tahun yang lalu. Kehidupan manusia pada saat itu masih dalam keadaan berpindah-pindah (nomaden) untuk bertahan hidup. Kehidupannya masih sangat bergantung dengan kondisi alam. Dimana ketika tempat yang mereka tempati sudah mulai habis sumber dayanya mereka akan berpindah pada tempat yang memiliki sumber daya yang melimpah (food gathering). Mereka mencari makanan dengan mengumpulkan buah-buahan dan berburu binatang. Peralatan yang digunakan semuanya terbuat dari batu. Salah satu contohnya adalah kapak genggam (chopper). Peralatan yang lain adalah tanduk binatang serta alat serpih (flake) yang berguna untuk menguliti binatang hasil buruan. Kharakteristik benda peninggalan zaman batu tua masih terbilang kasar.

b) Zaman Batu Pertengahan / Mesolithikum

Mesilithikum merupakan zaman pertengahan setelah zaman batu tua yang diperkirakan sekitar 20.000 tahun silam. Corak kehidupan pada saat itu hampir sama dengan zaman batu tua akan tetapi mereka sudah mengenal kebudayaan. Alat yang digunakan untuk bertahan hidup masih sama akan tetapi bentuknya sudah mulai halus dan lebih baik. Pada zaman ini manusia menggunakan gua untuk berlindung dan beberapa dari mereka sudah mulai mengenal seni. Hal tersebut dibuktikan dengan penemuan Kjokkenmoddinger (sampah dapur) dan lukisan pada dinding gua yang mereka tempati.

c) Zaman Batu Muda / Neolithikum

Pada zaman batu muda kehidupan manusia sudah tidak lagi berpindah-pindah. Mereka sudah mulai menetap disuatu tempat. Akan tetapi kegiatan berburu masih dilajutkan. Sehingga dari sistem food gathering berubah menjadi food producing. Mereka sudah mengenal cocok tanah walaupun masih sangat sederhana. Peralatan yang digunakan masih dari batu akan tetapi sudah diasah halus.

d) Zaman Batu Besar / Megalithikum
Pada zaman megalithikum manusia mulai memiliki kepercaan terhadap sesuatu yang sudah mati. Jadi intinya zaman batu besar dibangun atas konsep kepercaan antara yang masih hidaup dengan yang sudah meninggal memiliki pengaruh terhadap kesejahteraan dan kesuburan tahan. Selain bercocok tanam manusia pada saat itu sudah mengenal perundagian (tukang). Bangunan yang dihasilkan pada zaman megalith sangat banyak seperti;
- Punden Berudak
Bangunan ini digunakan sebagai sarana untuk memuja leluhur. Berbentuk tumpukan batu yang diatasnya terdapat menhir. Benda ini dapat ditemui di Kosala, Arca Domas (Banten).
- Menhir
Berupa bangunan batu yang berditi tegak dan panjang menjulang tinggi sebagai sarana penghormatan. Selain itu sebagai tempat roh sekaligus lambang orang yang sudah mati. Pada upacara perhormatan, menhir juga digunakan untuk menambatkan hewan seserahan.
- Dolmen
Dol=meja dan men=batu, dapat  diartikan meja batu yang memiliki permukaan datar. Fungsinya untuk meletakkan sesaji dan sebagai tempat duduk ketua suku berkat magis dan leluhurnya.
- Sarkofagus
Sarkofagus merupakan peti mati yang terbuat dari batu. Mayat dimasukan dalam batu yang sebelumnya dilubangi dan kemudian ditutup dengan batu lain. Pada sarkofagus biasanya dipahat berupa topeng atau kedok yang memiliki fungsi untuk melindungi roh dari gangguan ghaib.
-Kubur Batu
Sama seperti sarkofagus akan tetapi dibuat dari papan batu. Benda ini dapat ditemukan di Pasemah (Sumatra Selatan) dan Gunung Kidul.
-Arca Batu
Arca batu dibuat sederhana untuk menggambarkan leluhur. Arca kebanyakan berbentuk binatang seperti monyet, gajah dll.
- Waruga
Petimati yang sama seperti sarkofagus. Hanya yang membedakan adalah posisi mayat didalam. Jika pada sarkofagus mayat dalam posisi berbaring meringkuk, pada waruga posisi mayat jongkok terlipat. Waruga ini hanya bisa ditemukan di Minahasa.
2.Zaman Logam

Dari namanya berarti perkembangan zaman batu sudah menginjak zaman logam. Artinya alat yang digunakan dalam kehidupan sudah memakai bahan logam. Disini pekerjaan jenis undagi / tukang mulai naik daun. Sehingga pada saat itu manusia mulai mengerti cara melebur, mencetak, menempa dan menuang.
Sebenarnya zaman logam terbagi menjadi tiga yaitu zaman tembaga, perunggu dan besi. Akan tetapi di Indonesia hanya mengalami zaman perunggu dan besi saja. 
a) Zaman Perunggu
Pada zaman itu dikenal dengan logam campuran antara tembaga dan timah hitam yang menghasilkan perunggu. Hasil perundagian pada masa itu adalah bejana perunggu, nekara, kapak corong dan manik-manik.
b) Zaman Besi
Zaman besi merupakan akhir dari zaman prasejarah. Beberapa bahkan semua alat yang igunakan untuk menunjang kehidupan sudah beralih menggunakan besi. Bahkan hingga saat ini besi masih digunakan.

Monday, December 3, 2018

Batik Dan Indonesia

Indonesia merupakan negara yang memiliki aneka ragam budaya dan adat istiadat. Selain itu setiap adat di Indonesia masing-masing mempunyai khas yang identik khususnya pakaian yang dikenakan.

Khususnya dipulau Jawa memiliki pakaian adat khas yaitu batik. Berdasarkan perkembangannya batik sudah ada sejak kerajaan Majapahit dan kemudian berkembang hingga saat ini. Batik yang dihasilkan dahulu berupa baik cap dan batik tulis yang dikenal setelah perang dunia I sekitar tahun 1920. 

Dewasa ini Batik Modern telah berkembang sesuai dengan zaman. Pembuatannya sudah memakai alat yang cukup maju. Sehingga menghasilkan corak dan kualitas yang bagus. Ketika kita mulai memasuki Pekalongan, Yogyakarta dan Solo akan ditemukan berbagai macam jenis batik yang berkualitas.

Melihat dari perkembangannya pakaian adat ini sudah familiar dengan orang Indonesia bahkan batik sudah dikenal dikalangan Internasional. Model baju batik telah mengikuti gaya fashion yang tidak kalah dengan mode saat ini. Pemakaiannya sangat cocok dalam acara formal. Bahkan pakaian batik akan memberikan nuansa yang wibawa bagi siapapun yang menggunakannya. Untuk itu sebagai orang Indonesia mari kita lestarikan budaya peninggalan zaman dulu agar keberadaannya selalu eksis dan tetap menjadi identitas negeri.

Saturday, December 1, 2018

Periodisasi Zaman Praaksara (Geologis)

Salam Histori....

Pada lembar sebelumnya tertulis bahwa periodisasi masa praaksara dapat dilakukan secara geologis, arkeologis dan perkembangan kehidupan manusia. Kali ini akan dijelaskan mengenai periodisasi secara geologis. Sebelum masuk dalam pembahasan harus diketahui apa pengertian dari kata geologis.

Geologis merupakan disiplin ilmu yang membahas mengenai bumi secara keseluruhan. Berdasarkan hal tersebut, bumi dikatakan terbagi menjadi empat zaman yaitu zaman arkaekum, palaeozoikum, mesozoikum, dan neozoikum. Berikut ulasan mengenai pembabakan empat zaman diatas.


1. Arkaekum

Zaman arkaekum merupakan zaman pertama dimuka bumi. Masa ini berlangsung selama kurang lebih 2500 juta tahun. Pada saat itu kondisi bumi masih dikatakan sangat panas dan belum ada tanda-tanda dari kehudupan.

2. Palaezoikum

Zaman setelah arkaekum yang berlangsung kira-kira sekitar 340 juta tahun. Pada masa ini kondisi bumi sudah mulai membaik dan mulai ada tanda-tanda kehidupan. Namun kehidupan yang ada pada masa ini adalah makhluk mikro organisme, reptil, ampibi, ikan dan hewan avertebrata (tidak memiliki tulang belakang). Selain itu masa ini sering disebut dengan zaman primer.

3. Mesozoikum

Mesozoikum berasal dari kata meso dan zoikum yang artinya meso berasal dari kata medium/pertengahan dan zoiku sendiri berarti zaman. Jadi dapat dikatakan bahwa zaman ini adalah zaman pertangahan atau zaman sekunder. Adapun kondisi bumi makin membaik lagi dan hewan baru muncul seperti spesies burung dan mamalia menyusui. Munculnya spesies baru menandai akhir dari kehidupan reptil yang ada. Masa ini berlangsung sekitar 140 juta tahun.

4. Neozoikum

Kata neo pada kalimat neozoikum berart new/baru. Oleh karena itu zaman ini sering disebut dengan zaman baru. Pada zaman baru ini masih terbagi menjadi dua yaitu zaman tersier (ketiga) dan quaret (keempat).
(a)Zaman Tersier (Ketiga)
Masa yang berlangsung kira-kira sekiar 60 juta tahun yang ditandai dengan kehidupan mamalia menyusui seperti kera.
(b)Zaman Quarter (Keempat)
Masa ini sering dikatakan masa yang terpenting karena kehidupan manusia sudah ada di zaman ini. Dalam perkembangannya zaman ini terbagi lagi menjadi 2 yaitu Pleistocen dan Holocen. Zaman Pleistocen atau Dilluvium berlangsung selama 600.000 juta tahun yang ditandai dengan munculnya peradaban manusia purba. Zaman Holocen atau Alluvium yang berlangsung selama 20.000 juta tahun yang berkembang kira-kira hingga saat ini. Cirinya ditandai dengan munculnya manusia jenis homosapiens yang memiliki ciri-ciri seperti manusia modern sekarang.

Demikian sedikit penjelasan zaman praaksara berdasarkan ilmu geologis. Semoga berguna dan bermanfaat dalam rangka belajar ilmu sejarah.

Thursday, November 29, 2018

Periodisasi Zaman Praaksara (Missing Link)

Salam Histori.....

Menyambung artikel pembahasan pada postingan yang lalu mengenai definisi zaman praaksara Indonesia, sekarang akan berbicara masalah periodisasi zaman praaksara Indonesia. Namun sebelumnya akan dijelaskan bahwa memasuki zaman praaksara merupakan zaman dimana ketika itu sudah ada kehidupan manusia.

Sering menjadi sebuah pertanyaan ketika sejarah dilihat dari sisi lain yaitu oleh ilmu agama bawasanya manusia yang ada dimuka bumi pertama kali adalah Adam dan Hawa, Sedangkan ilmu sejarah mengatakan bahwa manusia yang hidup dimuka bumi ini adalah manusia sejenis kera yang berevolusi, apakah Adam dan Hawa adalah kera? Tunggu dulu, persepsi itu adalah salah.

Berbicara masalah sejarah berarti berbicara masalah kronologi. Ilmu sejarah memiliki fase-fase dalam penelitiannya. Sejarah mengatakan bahwa kehidupan muncul pertama di muka bumi adalah hewa bersel satu yang kemudian berkembang menjadi hewan-hewa besar (Dinosaurus) dan hewan lainnya. Dari situlah teori evolusi manusia berasal dari kera muncul. Akan tetapi perlu diketauhi bahwa setelah itu terjadi kerusakan hebat di bumi yang mengakibatkan seluruh makhluk hidup musnah. Periode ini disebut missing link dimana pada saat itu tidak ada kehidupan sama sekali. Setelah itu muncul kehidupan lagi dan teori Adam dan Hawa muncul oleh disiplin ilmu agama.

Pembabakan atau yang kita sering sebut periodisasi dibagi menjadi 3 pembabakan. Oleh karena itu pembentukan bumi akan dibahas melalui ketiga ilmu tersebut yaitu  secara Geologis, Arkeologis dan perkembangan kehidupan manusia. 

Ilmu Geologi merupakan ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan. Disini nanti akan membahas mengenai bumi yang terbagi enjadai 4 zaman yaitu Arkaekum, Palaezoikum, Mesozoikum dan Neozoikum. Kemudian Arkeologis akan membahas kehidupan masa lampau berdasarkan benda-benda yang ditinggalkan pada masa lalu. Dan yang terakhir perkembangan kehidupan manusia akan membahas mengenai interaksi dan kegiatan manusia pada zaman itu.

Oke sekian penjelasan singkat awal mengenai periodisasi. Penjelasan detail mengenai periodisasi zaman praaksara akan dibahas pada lembar berikutnya.

Wednesday, October 31, 2018

Kehidupan Indonesia Pada Zaman Praaksara, Hindhu-Budha dan Islam

Salam Histori.......

Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai kehidupan-kehidupan pada masa lalu. Akan tetapi sebelum menginjak pada materi inti terlebuh dahulu saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai ilmu sejarah akan lebih akurat ketika di bantu oleh disiplin ilmu yang lain. Materi Kehidupan Indonesia Pada Zaman Praaksara, Hindhu-Budha dan Islam cukup luas dan banyak. Sebelum pada poin pokok mari dimulai dari masalah kehidupan.

http://www.belajarsejarah4.us/2018/10/kehidupan-indonesia-pada-zaman.htmlKehidupan telah ada sejak berabad-abad yang lalu didunia ini. Pertanyaannya darimana kehidupan ini berasal? Kembali saya tekankan bawasanya ilmu Sejarah akan lebih akurat bilamana dibantu oleh ilmu-ilmu yang lain. Sehingga hasil dari penelitian lebih lengkap dan baik.

Berdasarkan ilmu alam kehidupan mulai muncul pertama kali yaitu berada di laut dan di dalam tanah. Beberapa makhluk hidupnya hanyalah hewan rendah yang sering disebut dengan hewan bersel satu. Dalam perkembangannya hewan tersebut mampu berkembang dan mulai beregenerasi lebih baik. Sehingga hewan dengan spesies baru muncul.

Langsung saja menuju pada Indonesia. Di Indonesia terdapat masa Praaksara atau yang sering kita anggap sebagai masa purba. Pada dasarnya kedua kata tersebuut memiliki persamaan dan juga ada perbedaan daripada artinya. Persamaannya yaitu sama-sama diartikan sebagai masa lalu. Namun perbedaanya adalah ketika mengatakan zaman purba kehidupan yang terdapat didalamnya membahas tentang semua makhluk hidup, sedangkan ketika berbicara tentang masa praaksara yang dibahas mengenai kehidupan manusia yang hidup pada saat itu.

Untuk definisainya sendiri, secara etimologi kata praaksara berasal dari dua kata yaitu pra dan aksara yang artinya pra=sebelum aksara=tulisan, sehingga masa praaksara dapat didefinisikan masa dimana manusia yang hidup pada saat itu belum mengenal tullisan sama sekali.

Lalu bagaimana mereka berinteraksi dengan sesama? Hal ini sering muncul dibenak semua orang tentang bagaimana manusia saat itu berkomunikasi. Berdasarkan penelitian yang ada manusia pada saat itu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat, simbol ataupun gerak tubuh.

Kurang lebih seperti itu definisi dari zaman praaksara. Untuk periodisasi masa praaksara Indonesia akan n dibahas pada artikel selanjutnya.

Semoga bermanfaat..............

Thursday, October 4, 2018

Negara Kesatuan Republik Indonesia Sebenarnya

Salam Histori.......

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah. Dalam arti ketika bangsa mengetahui sejarah dari negara yang mereka tempati maka secara tidak langsung mereka belajar kegiatan dari masa yang lampau dan kemudian mengimplementasikan pada kegiatan dimasa depan. Hal tersebut akan menimbulkan jiwa patriotik yang tinggi pada mental bangsa.

Kembali dalam alur pembahasan kali ini yaitu tentang NKRI yang hingga saat ini masih diperjuangkan kemerdekaannya oleh para generasi baru tentunya. Perjuangan belum usai setelah kemerdekaan Indonesia di Proklamasikan. Kegiatan memperjuangkan NKRI masih berlanjut hingga sekarang. Tetapi dalam ranah yang berbeda, bukan perang fisik lagi melainkan perang dalam ranah ekonomi, politik dan lan-lain.

Pada tanggal 29 April 1945, BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) terbentuk oleh pemerintahan Jepang yang beranggotakan 63 orang. Kemudian BPUPKI berubah menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 7 Agustus 1945. Menyerahnya Jepang kepada sekutu menjadi pemicu bangsa untuk segera mempersiapkan kemerdekaan. Para pemudapun mendesak Kemerdekaan saat Soekarno pulang dari Dalat tanggal 10 Agustus 1945.

http://www.belajarsejarah4.us/2018/10/negara-kesatuan-republik-indonesia.html
Rangasdengklok menjadi saksi bisu mengenai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 16 Agustus 1945 Soekarno-Hatta kesana dan mendesak kemerdekaan Indonesia. Akhirnya teks Proklamasi diketik oleh Sayuti Melik pada dini hari. Keesokan harinya tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jl. Pegangsaan Timur No 56 teks Proklamasi dibacakan oleh Soekarno yang tertanda tangan Sorkarno Hatta tepat pukul 10.00 WIB. Setelah itu Bendera Merah Putih dikibarkan yang dijahit oleh Fatmawati. Seiring dengan itu seluruh radio dan surat kabar telah menyebarkan kabar bahagia itu kepada seluruh rakyat Indonesia.

Berdasarkan UUD 1945 NKRI memiliki arti umum yaitu suatu negara kepulauan yang memiliki banyak pulau yang diapit oleh dua benua dan dua samudera, beriklim tropis, memiliki dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau, memiliki keanekaragaman budaya, adat istiadat, berdaulat, adil dan makmur yang terikat dalam Bhineka Tunggal Ika.

Tujuan daripada NKRI telah tertera dalam pembukann UUD 1945 yang  berbunyi melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi kan keadilan sosial.

Wednesday, October 3, 2018

Negara Kesatuan Republik Indonesia ke Dua (NKRI II)

Salam Histori........

Runtuhnya kerajaan besar seperti Sriwijaya tidak berakhir dengan dikuasainya wilayah Indonesia saat itu oleh penduduk asing. Beberapa kelompok bertahan hidup dan memanfaatkan hasil untuk bertahan hidup hingga pada abad ke 14 M mulai muncul kerajaan yang bernamakan Majapahit.

Mendengar Majapahit tentunya tidak asing lagi bagi orang-orang Indonesia khususnya. Memang benar adanya berdasarkan bukti yang ditinggalkan kerajaan ini adalah kerajaan besar dimasanya. Sehingga tidak aneh bilamana dikatakan sebagai wujud NKRI II pada saat itu.

Kerajaan Majapahit terletak di Jawa Timur. Berdiri pada sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya ketika dipegang oleh Raja Hayam Wuruk dan Patihnya Gajah Mada.
http://www.belajarsejarah4.us/2018/10/negara-kesatuan-republik-indonesia-ke.html
Raja dan patih yang sama-sama kuat menjadikan kerajaan Majapahit berkembang dengan pesat. Tidak hanya perkembangan perekonomian akan tetapi perluasan wilayang juga sangat cepat. Bersama sumpah Pallapa oleh Gajah Mada yang berbunyi "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti pallapa, amun kalah ring gurun, ring seran, tanjungpura, ring haru, ring pahang, Dompo, ring Bali, Palembang, Tumasik, saman isun amukti pallapa" yang artinya setelah tunduk nusantara, saya akan beristirahat setelah kalah Gurun, Seran, Tanjungpura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Palembang, Tumasik, barulah saya akan beristirahat.

Jadi inti dari sumpah pallapa milik Gajah Mada tersebut bahwa beliau tidak akan bersenang-senang ataupun beristirahat terlebih dahulu sebelum mempersatukan Sumatera, Jawa, Madura dan Bali.

Friday, September 28, 2018

Negara Kesatuan Republik Indonesia I

Salam Histori..............

Perjuangan mempertahankan NKRI telah dimulai jauh sebelum proklamasi NKRI oleh Ir. Soekarno. Bahkan perjuangan tersebut telah dimulai sejak abad ke 7 M hingga 13 M pada masa kejayaan kerajaan Sriwijaya. Kemudian selanjutnya pada abad ke 14 M sampai 16 M kerajaan Majapahit yang menjadi penguasa dan berjuang mempersatukan NKRI. Hingga pada akhirnya penjajah masuk dan kerajaan Majapahit runtuh. Selanjutnya NKRI diperjuangkan kembali oleh pahlawan-pahlawan revolusi baru yang mengatasnamakan rakyat Indonesia.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa perjuangan mempersatukan NKRI dimulai sejak kerajaan Sriwijaya yang disebut NKRI I kemudian NKRI II pada masa kejayaan Majapahit dan perjuangan dari proklamasi kemerdekaan Indonesia hingga sekarang disebut NKRI III.

Kerajaan Sriwijaya

Secara etimologi nama sriwijaya berasal dari dua kata yaitu sri dan wijaya yang artinya sri adalah cahaya/ bercahaya dan wijaya adalah kemenangan. Bilamana digabungkan memiliki arti yang besar yaitu kemenangan yang bercahaya/gemilang.

Berdasarkan letak geografisnya kerajaan sriwijaya mencakup wilayang yang besar meliputi Jawa, Sumatera, Semenanjung malaya, kamboja, Thailand selatan dan pesisir Kalimantan. Bisa anda bayangkan bahwa kekuasaan dari Sriwijaya hampir seluas NKRI yang sekarang. Oleh karena itu dapat dikatakan kerajaan Sriwijaya sebagai NKRI yang pertama.

http://www.belajarsejarah4.us/2018/09/negara-kesatuan-republik-indonesia-i.html

Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang berdiri sekitar abad 7 M - 13 M. Kerajaan ini
mampu menguasai jalur perdagangan terbesar di Asia Tenggara. Akses yang terkenal dalam perekonomian Sriwijaya yaitu perdagangan lokal dan rempah serta mengenakan bea cukai terhadap kapal yang melintas disepanjang laut. Selain itu Sriwijaya juga melakukan kolonialisasi terhadap kerajaan-kerajaan kecil disekitarnya.

Raja-Raja yang terkenal :
  1. Raja Daputa Hyang
  2. Raja Dharmasetu
  3. Raja Balaputeradewa
  4. Raja Sri Sudamaniwarmadewa
  5. Raja Sanggrama Wiyatatunggawarman
Faktor Runtuhnya Kerajaan Sriwijaya

Ada beberapa faktor penyebab runtuhnya Sriwijaya. Salah satunya adalah penyerangan oleh kerajaan dinasti Cholda yang dipimpin oleh Raja Rajendra Chola I. Serangan tersebut difokuskan pada armada perang Sriwijaya. Sehingga Sriwijaya dapat dipukul mundur oleh Chola. Disisi lain para raja yang telah melemah juga menjadi faktor dalam yang mengakibatkan runtuhnya kerajaan Sriwijaya. Kemudian faktor dari luar yaitu lepasnya kerajaan-kerajaan kecil yang menjadi bagian dari Sriwijaya. Dan pada akhirnya kerajaan Sriwijaya runtuh pada abah ke 13M.

Thursday, September 27, 2018

NKRI Dari Masa ke Masa

Salam Histori...........

Didunia ini terdapat banyak bentuk negara antara lain Negara Kesatuan, Negara Serikat, UNI dan lain sebagainya. Tidak asing bangi kita ketika mendengan kalimat NKRI. Selalu terbayang ketika melihat tulisan NKRI maka akan muncul ungkapan NKRI harga MATI. Apa sebenarnya yang melandasi pemikiran tersebut? Mari kita bahas lebih lanjut.

Sering disebut NKRI memiliki kepenjangan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa bentuk dari negara Indonesia adalah negara kesatuan. Bisa dilihat dari letak geografisnya bahwa Indonesia memiliki banyak pulau-pulau yang membentang dari sabang hingga merauke.


NKRI telah ditetapkan 73 tahun yang lalu sejak diprokamasikan kemerdakaan Indonesia oleh Ir. Soekrno. Hal in telah menjadi ketetapan tertulis dalam UUD Negara Republik Indonesia yang berbunyi Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik. Dalam Amandemen UUD 1945 Bab IX A tentang Wilayah Negara, Pasal 25A tercantum Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan undang-undang.

Statemen yang mengatakan NKRI dari masa ke masa mengartikan bahwa perjuangan mempertahankan NKRI telah berlangsung dari dulu hingga saat ini. Berdasarkan wacana NKRI mulai ditetapkan ketika diproklamirkan kemerdekaan Indonesia namun dalam perkembangannya perjuangan mempertahankan NKRI telah ada sejak zaman kerajaan HIndu-Budha di Indonesia. Untuk itu perlu sedikit kita telaah lebih dalam mengenai perjuangan mempertahankan NKRI dari masa ke masa