Wednesday, October 31, 2018

Kehidupan Indonesia Pada Zaman Praaksara, Hindhu-Budha dan Islam

Salam Histori.......

Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai kehidupan-kehidupan pada masa lalu. Akan tetapi sebelum menginjak pada materi inti terlebuh dahulu saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai ilmu sejarah akan lebih akurat ketika di bantu oleh disiplin ilmu yang lain. Materi Kehidupan Indonesia Pada Zaman Praaksara, Hindhu-Budha dan Islam cukup luas dan banyak. Sebelum pada poin pokok mari dimulai dari masalah kehidupan.

http://www.belajarsejarah4.us/2018/10/kehidupan-indonesia-pada-zaman.htmlKehidupan telah ada sejak berabad-abad yang lalu didunia ini. Pertanyaannya darimana kehidupan ini berasal? Kembali saya tekankan bawasanya ilmu Sejarah akan lebih akurat bilamana dibantu oleh ilmu-ilmu yang lain. Sehingga hasil dari penelitian lebih lengkap dan baik.

Berdasarkan ilmu alam kehidupan mulai muncul pertama kali yaitu berada di laut dan di dalam tanah. Beberapa makhluk hidupnya hanyalah hewan rendah yang sering disebut dengan hewan bersel satu. Dalam perkembangannya hewan tersebut mampu berkembang dan mulai beregenerasi lebih baik. Sehingga hewan dengan spesies baru muncul.

Langsung saja menuju pada Indonesia. Di Indonesia terdapat masa Praaksara atau yang sering kita anggap sebagai masa purba. Pada dasarnya kedua kata tersebuut memiliki persamaan dan juga ada perbedaan daripada artinya. Persamaannya yaitu sama-sama diartikan sebagai masa lalu. Namun perbedaanya adalah ketika mengatakan zaman purba kehidupan yang terdapat didalamnya membahas tentang semua makhluk hidup, sedangkan ketika berbicara tentang masa praaksara yang dibahas mengenai kehidupan manusia yang hidup pada saat itu.

Untuk definisainya sendiri, secara etimologi kata praaksara berasal dari dua kata yaitu pra dan aksara yang artinya pra=sebelum aksara=tulisan, sehingga masa praaksara dapat didefinisikan masa dimana manusia yang hidup pada saat itu belum mengenal tullisan sama sekali.

Lalu bagaimana mereka berinteraksi dengan sesama? Hal ini sering muncul dibenak semua orang tentang bagaimana manusia saat itu berkomunikasi. Berdasarkan penelitian yang ada manusia pada saat itu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat, simbol ataupun gerak tubuh.

Kurang lebih seperti itu definisi dari zaman praaksara. Untuk periodisasi masa praaksara Indonesia akan n dibahas pada artikel selanjutnya.

Semoga bermanfaat..............

Thursday, October 4, 2018

Negara Kesatuan Republik Indonesia Sebenarnya

Salam Histori.......

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah. Dalam arti ketika bangsa mengetahui sejarah dari negara yang mereka tempati maka secara tidak langsung mereka belajar kegiatan dari masa yang lampau dan kemudian mengimplementasikan pada kegiatan dimasa depan. Hal tersebut akan menimbulkan jiwa patriotik yang tinggi pada mental bangsa.

Kembali dalam alur pembahasan kali ini yaitu tentang NKRI yang hingga saat ini masih diperjuangkan kemerdekaannya oleh para generasi baru tentunya. Perjuangan belum usai setelah kemerdekaan Indonesia di Proklamasikan. Kegiatan memperjuangkan NKRI masih berlanjut hingga sekarang. Tetapi dalam ranah yang berbeda, bukan perang fisik lagi melainkan perang dalam ranah ekonomi, politik dan lan-lain.

Pada tanggal 29 April 1945, BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) terbentuk oleh pemerintahan Jepang yang beranggotakan 63 orang. Kemudian BPUPKI berubah menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 7 Agustus 1945. Menyerahnya Jepang kepada sekutu menjadi pemicu bangsa untuk segera mempersiapkan kemerdekaan. Para pemudapun mendesak Kemerdekaan saat Soekarno pulang dari Dalat tanggal 10 Agustus 1945.

http://www.belajarsejarah4.us/2018/10/negara-kesatuan-republik-indonesia.html
Rangasdengklok menjadi saksi bisu mengenai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 16 Agustus 1945 Soekarno-Hatta kesana dan mendesak kemerdekaan Indonesia. Akhirnya teks Proklamasi diketik oleh Sayuti Melik pada dini hari. Keesokan harinya tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jl. Pegangsaan Timur No 56 teks Proklamasi dibacakan oleh Soekarno yang tertanda tangan Sorkarno Hatta tepat pukul 10.00 WIB. Setelah itu Bendera Merah Putih dikibarkan yang dijahit oleh Fatmawati. Seiring dengan itu seluruh radio dan surat kabar telah menyebarkan kabar bahagia itu kepada seluruh rakyat Indonesia.

Berdasarkan UUD 1945 NKRI memiliki arti umum yaitu suatu negara kepulauan yang memiliki banyak pulau yang diapit oleh dua benua dan dua samudera, beriklim tropis, memiliki dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau, memiliki keanekaragaman budaya, adat istiadat, berdaulat, adil dan makmur yang terikat dalam Bhineka Tunggal Ika.

Tujuan daripada NKRI telah tertera dalam pembukann UUD 1945 yang  berbunyi melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi kan keadilan sosial.

Wednesday, October 3, 2018

Negara Kesatuan Republik Indonesia ke Dua (NKRI II)

Salam Histori........

Runtuhnya kerajaan besar seperti Sriwijaya tidak berakhir dengan dikuasainya wilayah Indonesia saat itu oleh penduduk asing. Beberapa kelompok bertahan hidup dan memanfaatkan hasil untuk bertahan hidup hingga pada abad ke 14 M mulai muncul kerajaan yang bernamakan Majapahit.

Mendengar Majapahit tentunya tidak asing lagi bagi orang-orang Indonesia khususnya. Memang benar adanya berdasarkan bukti yang ditinggalkan kerajaan ini adalah kerajaan besar dimasanya. Sehingga tidak aneh bilamana dikatakan sebagai wujud NKRI II pada saat itu.

Kerajaan Majapahit terletak di Jawa Timur. Berdiri pada sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya ketika dipegang oleh Raja Hayam Wuruk dan Patihnya Gajah Mada.
http://www.belajarsejarah4.us/2018/10/negara-kesatuan-republik-indonesia-ke.html
Raja dan patih yang sama-sama kuat menjadikan kerajaan Majapahit berkembang dengan pesat. Tidak hanya perkembangan perekonomian akan tetapi perluasan wilayang juga sangat cepat. Bersama sumpah Pallapa oleh Gajah Mada yang berbunyi "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti pallapa, amun kalah ring gurun, ring seran, tanjungpura, ring haru, ring pahang, Dompo, ring Bali, Palembang, Tumasik, saman isun amukti pallapa" yang artinya setelah tunduk nusantara, saya akan beristirahat setelah kalah Gurun, Seran, Tanjungpura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Palembang, Tumasik, barulah saya akan beristirahat.

Jadi inti dari sumpah pallapa milik Gajah Mada tersebut bahwa beliau tidak akan bersenang-senang ataupun beristirahat terlebih dahulu sebelum mempersatukan Sumatera, Jawa, Madura dan Bali.